PENGERTIAN DAN FUNGSI MS - DOS
Sistem Operasi MS-DOS
Sistem operasi MS-DOS dikembangkan oleh Bill Gates dan
Paul Allen pada tahun 1981. Meskipun dirasa kurang populer, Anda masih dapat
menemukan MS-DOS dalam sistem operasi Microsoft Windows. Jika Anda menggunakan
sistem operasi Microsoft Windows XP, MSDOS yang digunakan berupa versi
5.1.2600. MS-DOS bersifat single tasking.
Disk Operating System atau disingkat dengan DOS
adalah sistem operasi yang menggunakan interface command-line yang digunakan
para pengguna komputer pada dekade tahun 1980-an. Sekarang DOS menjadi istilah
generik bagi setiap sistem operasi yang dimuat dari perangkat penyimpanan
berupa disk saat sistem komputer dinyalakan. DOS merupakan sistem yang
digunakan untuk mengelola seluruh sumber daya pada sistem komputer, yaitu
sumber daya hardware dan software. Kedua sumber daya tersebut harus dikelola
dengan baik sehingga sistem dapat bekerja dengan baik, menghindari perebutan
pengerjaan (Bottleneck adalah peristiwa macetnya proses aliran data
atau transmisi data karena sebab-sebab tertentu. Biasanya disebabkan perbedaan
antara kecepatan kerja suatu komponen dengan kecepatan bus-nya. Dapat juga
dikarenakan perangkat keluaran tidak dapat mengimbangi kinerja perangkat
pemrosesan sehingga memperlambat kerja system secara keseluruhan), memberikan
prioritan pengerjaan, menghindari gangguan-gangguan seperti Virus,
mengatasi sistem dari kegagalan (Rollback adalah sistem yang Fungsinya
mengembalikan data anda yang mengalami masalah misalnya saat data anda
terinfeksi virus).
Program DOS biasanya bekerja di belakang layar (tidak
terlihat) dan mengijinkan pengguna untuk memasukan karakter dari keyboard,
mengenali struktur file untuk data yang tersimpan pada disk, dan menampilkan
data melalui monitor atau printer. DOS bertanggung jawab untuk menemukan dan
menyusun data dan aplikasi pada disk. Dengan diperkenalkannya sistem operasi
dengan Graphic User Interface (GUI) telah membuat DOS jarang digunakan dan
tergolong tua. Bagaimanapun juga DOS masih tergolong penting pada banyak wilayah
cakupan seperti pemrograman, dan mengoperasikan aplikasi lama. Semua generasi
Windows mendukung perintah DOS untuk kompatibilitas dengan aplikasi yang lebih
tua. Dengan demikian sangat penting untuk memahami dasar dari DOS sebelum
melanjutkan proses instalasi Windows.
DOS dapat berguna sebagai perangkat penolong ketika
Windows tidak dapat dijalankan dengan baik dan dapat mengakses hard drive tanpa
GUI dan mampu melakukan proses diagnosa dan pemecahan masalah sistem.
Fungsi Disk
Operating System (DOS)
Berikut ini adalah fungsi dari Disk Operating System (DOS).
> Mengorganisasikan atau mengendalikan kegiatan komputer
> Mengatur memori
> Mengatur proses input dan output data
> Management file
> Management directory
Berikut ini adalah fungsi dari Disk Operating System (DOS).
> Mengorganisasikan atau mengendalikan kegiatan komputer
> Mengatur memori
> Mengatur proses input dan output data
> Management file
> Management directory
Disk Operating System (DOS) terbagi menjadi beberapa kelas, yakni :
- MS-DOS (Microsoft Disk Operating System), termasuk di antaranya adalah Tandy DOS, Compaq DOS, Q-DOS (Quick and Dirty Operating System) dan beberapa klon dari sistem operasi MS-DOS yang dijual kepada para pembuat sistem komputer IBM PC/Compatible. MS-DOS (Microsoft Disk Operating System) adalah sebuah sistem operasi yang sangat banyak digunakan oleh computer IBM-PC atau yang kompatibel dengannya. Microsoft membuat MS-DOS sebagai sebuah sistem operasi mainstream, sebelum pada akhirnya menghentikan dukungan MS-DOS secara perlahan ketika mereka membuat sebuah sistem operasi berbasis antarmuka grafis (dikenal juga dengan sebutan GUI) untuk pasar mainstream, yang di sebut sebagai Microsoft Windows. MS-DOS dirilis pertama kali pada tahun 1981, dan seiring dengan waktu, Microsoft pun meluncurkan versi yang lebih baru dari MS-DOS. Tidak kurang hingga delapan kali Microsoft meluncurkan versi-versi baru MS-DOS dari tahun 1981 hingga Microsoft menghentikan dukungan MS-DOS pada tahun 2000.
- IBM PC-DOS (International Business Machine Personal Computer Disk Operating System), yang meskipun masih buatan Microsoft, diubah sedikit-sedikit untuk dapat digunakan oleh komputer IBM PC.
- DR-DOS (Digital Research Disk Operating System), yang dibuat oleh pembuat sistem operasi CP/M, Gary Kildall.
- Novell Personal Netware, merupakan versi DR-DOS yang dijual kepada Novell karena perusahaan yang menaungi CP/M mengalami kebangkrutan (Novell mengakuisisi Digital Research Incorporated).
- Caldera DOS, merupakan versi Novell Personal Netware yang dijual kepada Caldera Corporation.
- FreeDOS, merupakan versi DOS yang dibangun dari sisa-sisa pengembangan Caldera DOS, yang dikembangkan oleh komunitas open source.
Bagian-bagian Disk Operating System (DOS)
Terdapat tiga bagian utama yang membangun disk operating system yaitu :
Terdapat tiga bagian utama yang membangun disk operating system yaitu :
- File boot, yaitu : File ini digunakan pada saat proses boot pada DOS atau proses startup pada sistem.
- Manajemen file, yaitu : Bagian ini memungkinkan sistem untuk mengatur datanya dalam suatu sistem file dan folder.
- File utility, yaitu : Bagian ini memungkinkan pengguna mengatur resources dari sistem, melakukan troubleshooting sistem, dan mengkonfigurasi seting sistem.
Properti Disk Operating System (DOS)
Berikut adalah properti yang dimiliki oleh DOS, yaitu :
Berikut adalah properti yang dimiliki oleh DOS, yaitu :
- DOS merupakan perangkat yang esensial untuk praktisi IT dan digunakan untuk melakukan pemecahan masalah.
- DOS merupakan sistem operasi dengan barisan perintah dan tidak user-friendly. Cara terbaik untuk mempelajari DOS adalah dengan menggunakannya
- DOS hanya dapat menjalankan satu program pada satu waktu karena tidak mendukung multitasking.
- DOS hanya dapat menjalankan program yang kecil dan memiliki keterbatasan memori.
Sumber Referensi :
http://nash.blog.unigha.ac.id/disk-operating-system-dos/




Tidak ada komentar:
Posting Komentar