Selasa, 13 Januari 2015

Multimedia



MULTIMEDIA
a. Pengertian Multimedia
Ada beberapa ahli yang memberikan batasan definisi tentang multimedia diantaranya menurut Wahono (dalam Ariani, 2010:11) dikemukakannya bahwa multimedia merupakan perpaduan antara berbagai media (format file) yang berupa teks, gambar (vector atau bitmap), grafik, sound, animasi, video, interaksi, dan lain – lain yang telah dikemas menjadi file digital (komputerisasi), digunakan untuk menyampaikan pesan kepada public. Pemanfaatan multimedia sangatlah banyak dianataranya untuk : media pembelajaran, game, film, dunia, medis, militer, bisnis, desain, arsitektur, olahraga, hobi, iklan/promosi, dan lain – lain.
Menurut Robin dan Linda (dalam darmawan, 2011:32) menyebutkan bahwa Multimedia merupakan sebagai alat yang dapat menciptakan presentasi yang dinamis dan interaktif yang mengombinasikan teks, grafik, animasi, audio, dan video. Jadi multimedia adalah penggabungan antara suara, teks, gambar, animasi, video untuk membuat siswa lebih jelas terhadap pembelajaran dan tidak merasa bosan dan menciptakan presentase yang interaktif.
Dalam penggunaan multimedia ada beberapa karakteristik diantaranya :
a.  Content Representation.
b.  Full color and High Resolution.
c.  Melalui media elektronik.
d.  Tipe – tipe pembelajaran yang bervariasi.
e.  Respons pembelajaran dan penguatan.
f.  Mengembangkan prinsip self evaluation.
g.  Dapat digunakan secara klasikal atau individual. (Darmawan, 2011:33)
Beberapa manfaat multimedia untuk pembelajaran diantaranya ; pengenalan perangkat teknologi informasi dan komunikasi kepada siswa, memberikan pengalaman baru dan menyenangkan baik bagi pendidik maupun bagi siswa itu sendiri, mengejar ketertinggalan tentang Iptek di bidang pendidikan, dapat membangkitkan motivasi belajar para pembelajar karena adanya multimedia membuat presentasi pembelajaran menjadi lebih menarik serta dapat digunakan untuk membantu pembelajar membentuk model mental yang akan memudahkannya dalam memahami suatu konsep.
Kelemahan dari multimedia interaktif adalah harganya yang relative mahal sehingga belum semua sekolah bisa menyediakannya apalagi sekolah yang ada di daerah – daerah terpencil dimana jumlah siswa sedikit dana operasionalnya hanya mengandalkan dari anggaran dan BOS saja sehingga belum bisa menyediakan sarana pembelajaran dengan menggunakan multimedia secara optimal.
b. Multimedia Interaktif
Untuk bisa meningkatkan kualitas pendidikan diperlukan beberapa strategi pembelajaran, diantaranya melalui pembelajaran berbasis pemanfaatan Information and Comunication Technology (ICT). Pendekatan pembelajaran dengan pemanfaatan ICT salah satunya melalui multimedia interaktif berbasis komputer. Menurut Sanjaya, W (2012:225) menyebutkan bahwa multimedia interaktif adalah multimedia yang tidak bersifat linier, namun siswa memiliki pilihan sesuai dengan menu yang ditawarkan. Dalam mempelajari satu topik bahasan siswa dapat memilih mana yang akan dipelajari lebih dahulu. Dengan demikian cirri khas dari multimedia interaktif adalah adanya semacam pengontrol yang biasa disebut dengan graphical user interface (GUI), yang bisa berupa icon, button, scroll atau yang lainnya. Setiap GUI tersebut dapat dioperasikan oleh siswa (pemakai) untuk mencari informasi yang diinginkan. Menurut Sanjaya, W (2012:226) Terdapat beberapa keuntungan penggunaan multimedia interaktif diantaranya :
a.  Multimedia interaktif sifatnya lebih dinamis sehingga tidak membosankan.
b.  Multimedia interaktif memberikan pilihan menu yang lebih beragam sehingga siswa sebagai pemakai media ini memiliki kesempatan untuk memilih menu pilihan yang disukainya.
c.  Kajian materi pelajaran yang lebih lengkap memungkinkan multimedia interaktif lebih memiliki keanekaragaman materi yang dapat dipahami siswa.
d.  Umpan balik dapat diberikan secara beragam sehingga dapat meningkatkan motivasi belajar.

c. Manfaat dan karakteristik Multimedia Interaktif
Secara umum manfaat yang dapat diperoleh dari penggunaan multimedia interaktif adalah proses pembelajaran jelas lebih menarik, lebih interaktif, jumlah waktu mengajar (ceramah) dapat dikurangi, kualitas belajar siswa dapat lebih termotivasi dan terdongkrak dan belajar mengajar dapat dilakukan dimana dan kapan saja (sangat fleksibel), serta sikap dan perhatian belajar siswa dapat ditingkatkan dan dipusatkan.
Adapun karakteristik multimedia interaktif diantaranya: (1) memiliki lebih dari satu media yang konvergen, misalnya menggabungkan unsur audio dan visual, (2) bersifat interaktif, dalam pengertian memiliki kemampuan untuk mengakomodasi respon pengguna, (3) brsifat mandiri, dalam pengertian memberi kemudahan dan kelengkapan isi sedemikian rupa sehingga pengguna bisa mengoperasikan tanpa bimbingan orang lain.
d. Keunggulan Multimedia Pembelajaran Interaktif
Proses pengembangan multimedia pembelajaran interaktif perlu dikembangkan di setiap jenjang pendidikan karena memiliki beberapa keunggulan diantaranya :
1. Memperbesar benda yang sangat kecil dan tidak tampak oleh mata seperti kuman, bakteri, electron.
2. Memperkecil benda yang sangat besar yang tidak mungkin dihadirkan di sekolah, seperti gunung, laut, gajah, dan sebagainya.
3. Menyajikan benda atau peristiwa yang kompleks, rumit, dan berlangsung cepat dan lambat, seperti system tubuh manusia, bekerjanya suatu sistem, berkembangnya bunga, dan lain-lain.
4. Menyajikan benda atau peristiwa yang jauh seperti bulan, bintang, dan lain – lain.
5. Menyajikan benda atau peristiwa yang berbahaya, seperti letusan gunung berapi.
6. Meningkatkan daya tarik siswa.
e. Prosedur Teknis Pengembangan Multimedia Interaktif
Prosedur teknis pengembangan multimedia interaktif dilakukan melalui tahapan sebagai berikut : (1) Analisis kebutuhan, (2) Identifikasi materi, (3) menentukan model pembelajaran (CBI), (4) Desain Flow chart, (5) Penulisan story board, (6) pengumpulan bahan grafis, (7) Pengumpulan bahan animasi, (8) Pemograman, (9) finishing, (10) Uji coba dan (11) Revisi produk akhir.
f. Model Multimedia Pembelajaran Interaktif
1) Model Tutorial
Model tutorial adalah pembelajaran melalui computer dimana siswa dikondisikan untuk mengikuti alur pembelajaran yang sudah terprogram dengan penyajian materi dan latihan soal. Model tutorial berisi : tujuan, materi dan evaluasi, yang bertujuan untuk memberikan pemahaman secara tuntas (materi learning) kepada siswa mengenai materi pelajaran yang dipelajari.
2) Model Simulasi
Model simulasi merupakan salah satu strategi pembelajaran yang bertujuan memberikan pengalaman belajar yang lebih konkrit melalui tiruan – tiruan yang mendekati bentuk sederhana.
3) Model Drill
Model drill merupakan satu teknik pembelajaran berbantuan komputer yang bertujuan untuk memberikan pengalaman – pengalaman belajar pada diri siswa melalui penyediaan latihan – latihan soal untuk menguji kemampuan siswa melalui kecepatan menyelesaikan soal – soal latihan yang disediakan oleh program.
4) Model Games
Model games adalah model pembelajaran berbasis komputer dengan menggunakan format permainan, yang bertujuan untuk menyediakan suasana atau lingkungan yang memberikan fasilitas belajar untuk menambah kemampuan siswa. instructional games berupaya untuk menyajikan permainan yang tetap menarik buat siswa tapi tetap mengandung unsur pembelajaran yang tinggi.
SUMBER PUSTAKA :
Ariani, dan Haryanto. 2010. Pembelajaran Multimedia di Sekolah Pedoman Pedoman Pembelajaran Inspiratif, Konstruktif dan Prospektif. Jakarta : PT. Prestasi Pustaka.
Darmawan. 2011. Teknologi Pembelajaran. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.

Sanjaya, W .2012. Media Komunikasi Pembelajaran. Jakarta : Kencana.


Cara Merawat Komputerku



CARA MERAWAT KOMPUTERKU



1.     Tutup/close program yang tidak perlukan
Setiap program yg diload atau dijalankan membutuhkan memory (RAM) sehingga semakin banyak program yg dijalankan semakin banyak memory yg tersita. Hal ini selain dapat menyebabkan komputer anda berjalan lambat (lelet) juga beban kerja komputer anda menjadi lebih berat yang akhirnya akan dapat memperpendek umur komponen pada komputer anda.

2.    Ventilasi yang cukup
Maksudnya adalah tempatkan monitor maupun CPU anda sedemikian rupa sehingga ventilasi udara dari tembok ke monitor / CPU cukup lebar dan udara yang masuk cukup lancar. Ventilasi yg kurang baik akan menyebabkan panas berlebihan sehingga komponen/rangkaian elektronik di dalamnya akan menjadi cepat panas sehingga dapat memperpendek umur komponen tersebut. Oleh karena itu usahakan jarak antara monitor/CPU dengan dinding/tembok minimal 30 cm. Jika perlu pasang kipas angin di dalam ruangan.

3.    Install program antivirus dan updatelah secara berkala
Untuk dapat mengenali virus-virus baru pada komputer anda sebaiknya update program antivirus anda secara berkala. Virus yang terlanjur menyebar di komputer anda dapat membuat anda menginstall ulang komputer anda. Hal ini selain membutuhkan biaya juga akan menyebabkan harddisk anda akan lebih cepat rusak dibanding apabila tidak sering diinstall ulang.

4.    Uninstall atau buang program yang tidak anda gunakan
Ruang harddisk yang terlalu banyak tersita akan memperlambat proses read/write harddisk anda sehingga beban kerja komputer anda akan lebih berat sehingga harddisk juga akan cepat rusak.

5.    Pakailah UPS/Stabilizer.
Gunakanlah UPS untuk mengantisipasi listrik mati/padam secara tiba-tiba yang dapat mengakibatkan kerusakan pada komponen komputer anda terutama pada harddisk. Jika anda tidak ada UPS, gunakanlah Stabilizer untuk mengantisipasi dan menstabilkan naik turunnya tegangan listrik.

6.     Defrag harddisk anda secara berkala.
Fungsi defrag adalah untuk menata dan mengurutkan file-file harddisk berdasarkan jenis file/data sedemikian rupa agar mempermudah proses read/write pada komputer anda sehingga beban kerja komputer anda juga akan lebih ringan yang akhirnya dapat memperpanjang umur harddisk.
Caranya klik menu Start > Program > Accesories > System Tool > Disk Defragmenter. Saat menjalankan fungsi ini tidak boleh ada program lain yg berjalan termasuk screensaver yang aktif pada komputer anda karena akan mengacaukan fungsi defrag ini.

7.    Aktifkan screensaver pada komputer anda.
Selain bersifat estetis, screensaver mempunyai fungsi lain yang penting. Monitor CRT juga televisi menggunakan fosfor untuk menampilkan gambar. Jika monitor menampilkan gambar yang sama untuk beberapa saat maka ada fosfor yang menyala terus menerus. Hal ini dapat mengakibatkan monitor anda bermasalah yaitu gambar menjadi redup/kurang jelas. Lain halnya jika monitor anda adalah LCD, LED yg sudah dilengkapi dengan energy saving, maka screensaver tidak terlalu dibutuhkan lagi. Cara mengaktifkan screensaver dapat dilakukan dengan banyak cara, salah satunya klik Start > Control Panel > Display > klik tab screensaver, kemudian pilih sesuai selera.

8.    Bersihkan Recycle Bin atau file-file sampah secara rutin
Sebenarnya file/folder yang anda hapus tidak langsung hilang dari harddisk karena akan ditampung terlebih dahulu di Recycle Bin ini dengan maksud agar suatu saat apabila anda masih membutuhkannya dapat mengembalikan lagi. Recycle Bin yang sudah banyak juga akan menyita ruang harddisk yg dapat menyebabkan pembacaan harddisk jadi lambat/lelet.

Caranya jalankannya, di Windows Explorer > klik Recycle Bin > klik File > klik Empty Recyle Bin Atau dapat menjalankan fungsi Disk Cleanup Caranya Klik Start > Program > Accessories > System Tool > Disk Cleanup > kemudian pilih drive yang mau dibersihkan > setelah itu centangilah opsi Recycle Bin kalau perlu centangi juga yang lain (seperti temporary file, temporary internet file), setelah itu klik OK.

9.    Pasang kabel ground
Casing computer terkadang nyetrum saat dipegang, pasang kabel ground untuk mengantisipasi casing nyetrum. Caranya  ambil kabel dengan panjang seperlunya, ujung satu dihubungkan dengan badan CPU (pada casing) sedangkan ujung yg lain ditanam dalam tanah. Hal ini akan dapat menetralkan arus listrik yang “nyasar” pada komputer anda menjadi hilang dan tidak menyetrum lagi dan hal ini juga dapat membuat komponen elektronik pada komputer anda lebih awet dan tahan lama.

10.    Jangan meletakkan Speaker Active terlalu dekat dengan monitor
Hal ini kedengarannya seperti hal biasa dilakukan, karena pada umumnya speker diletakkan dekat di sisi kiri monitor dan sisi kanan monitor agar terlihat lebih rapi. Namun tanpa anda sadari medan magnet yang ada pada speaker tersebut akan mempengaruhi monitor yaitu warna monitor menjadi tidak rata atau belang-belang. Dapat kami sarankan jarak speaker active anda masing-masing sebelah kiri dan kanan adalah 30cm agar medan magnet pada speaker tidak mempengaruhi warna monitor anda.

11.    Bersihkan motherboard & periferal lain dari debu secara berkala
Setidaknya enam bulan sekalilah hal ini harus anda lakukan. Buka casingnya terlebih dahulu kemudian bersihkan motherboard dan periferal lain (RAM, Video Card, Modem, Sound Card, CDR/CDRW/DVRW, kipas, dll) dengan sikat halus. Pada saat komputer tidak digunakan tutuplah komputer (monitor, CPU, keyboard/mouse) dengan cover sehingga debu tidak mudah masuk ke dalam komputer anda.