MULTIMEDIA
a. Pengertian
Multimedia
Ada
beberapa ahli yang memberikan batasan definisi tentang multimedia diantaranya
menurut Wahono (dalam Ariani, 2010:11) dikemukakannya bahwa multimedia
merupakan perpaduan antara berbagai media (format
file) yang berupa teks, gambar (vector
atau bitmap), grafik, sound, animasi, video, interaksi, dan lain – lain
yang telah dikemas menjadi file digital (komputerisasi), digunakan untuk
menyampaikan pesan kepada public. Pemanfaatan multimedia sangatlah banyak
dianataranya untuk : media pembelajaran, game, film, dunia, medis, militer,
bisnis, desain, arsitektur, olahraga, hobi, iklan/promosi, dan lain – lain.
Menurut
Robin dan Linda (dalam darmawan, 2011:32) menyebutkan bahwa Multimedia
merupakan sebagai alat yang dapat menciptakan presentasi yang dinamis dan
interaktif yang mengombinasikan teks, grafik, animasi, audio, dan video. Jadi
multimedia adalah penggabungan antara suara, teks, gambar, animasi, video untuk
membuat siswa lebih jelas terhadap pembelajaran dan tidak merasa bosan dan
menciptakan presentase yang interaktif.
Dalam
penggunaan multimedia ada beberapa karakteristik diantaranya :
a. Content Representation.
b. Full color and High
Resolution.
c. Melalui
media elektronik.
d. Tipe
– tipe pembelajaran yang bervariasi.
e. Respons
pembelajaran dan penguatan.
f. Mengembangkan
prinsip self evaluation.
g. Dapat
digunakan secara klasikal atau individual. (Darmawan, 2011:33)
Beberapa manfaat multimedia untuk pembelajaran diantaranya ;
pengenalan perangkat teknologi informasi dan komunikasi kepada siswa,
memberikan pengalaman baru dan menyenangkan baik bagi pendidik maupun bagi
siswa itu sendiri, mengejar ketertinggalan tentang Iptek di bidang pendidikan,
dapat membangkitkan motivasi belajar para pembelajar karena adanya multimedia
membuat presentasi pembelajaran menjadi lebih menarik serta dapat digunakan
untuk membantu pembelajar membentuk model mental yang akan memudahkannya dalam
memahami suatu konsep.
Kelemahan dari multimedia interaktif adalah harganya yang
relative mahal sehingga belum semua sekolah bisa menyediakannya apalagi sekolah
yang ada di daerah – daerah terpencil dimana jumlah siswa sedikit dana
operasionalnya hanya mengandalkan dari anggaran dan BOS saja sehingga belum
bisa menyediakan sarana pembelajaran dengan menggunakan multimedia secara
optimal.
b. Multimedia
Interaktif
Untuk
bisa meningkatkan kualitas pendidikan diperlukan beberapa strategi
pembelajaran, diantaranya melalui pembelajaran berbasis pemanfaatan Information and Comunication Technology (ICT).
Pendekatan pembelajaran dengan pemanfaatan ICT salah satunya melalui multimedia
interaktif berbasis komputer. Menurut Sanjaya, W (2012:225) menyebutkan bahwa
multimedia interaktif adalah multimedia yang tidak bersifat linier, namun siswa
memiliki pilihan sesuai dengan menu yang ditawarkan. Dalam mempelajari satu
topik bahasan siswa dapat memilih mana yang akan dipelajari lebih dahulu.
Dengan demikian cirri khas dari multimedia interaktif adalah adanya semacam
pengontrol yang biasa disebut dengan graphical
user interface (GUI), yang bisa berupa icon,
button, scroll atau yang lainnya.
Setiap GUI tersebut dapat dioperasikan oleh siswa (pemakai) untuk mencari
informasi yang diinginkan. Menurut Sanjaya, W (2012:226) Terdapat beberapa
keuntungan penggunaan multimedia interaktif diantaranya :
a. Multimedia
interaktif sifatnya lebih dinamis sehingga tidak membosankan.
b. Multimedia
interaktif memberikan pilihan menu yang lebih beragam sehingga siswa sebagai
pemakai media ini memiliki kesempatan untuk memilih menu pilihan yang
disukainya.
c. Kajian
materi pelajaran yang lebih lengkap memungkinkan multimedia interaktif lebih
memiliki keanekaragaman materi yang dapat dipahami siswa.
d. Umpan
balik dapat diberikan secara beragam sehingga dapat meningkatkan motivasi
belajar.
c. Manfaat dan
karakteristik Multimedia Interaktif
Secara umum manfaat yang dapat diperoleh dari penggunaan
multimedia interaktif adalah proses pembelajaran jelas lebih menarik, lebih
interaktif, jumlah waktu mengajar (ceramah) dapat dikurangi, kualitas belajar
siswa dapat lebih termotivasi dan terdongkrak dan belajar mengajar dapat
dilakukan dimana dan kapan saja (sangat fleksibel), serta sikap dan perhatian
belajar siswa dapat ditingkatkan dan dipusatkan.
Adapun karakteristik multimedia interaktif diantaranya: (1)
memiliki lebih dari satu media yang konvergen, misalnya menggabungkan unsur
audio dan visual, (2) bersifat interaktif, dalam pengertian memiliki kemampuan
untuk mengakomodasi respon pengguna, (3) brsifat mandiri, dalam pengertian
memberi kemudahan dan kelengkapan isi sedemikian rupa sehingga pengguna bisa
mengoperasikan tanpa bimbingan orang lain.
d. Keunggulan
Multimedia Pembelajaran Interaktif
Proses
pengembangan multimedia pembelajaran interaktif perlu dikembangkan di setiap
jenjang pendidikan karena memiliki beberapa keunggulan diantaranya :
1.
Memperbesar benda
yang sangat kecil dan tidak tampak oleh mata seperti kuman, bakteri, electron.
2.
Memperkecil benda
yang sangat besar yang tidak mungkin dihadirkan di sekolah, seperti gunung,
laut, gajah, dan sebagainya.
3.
Menyajikan benda
atau peristiwa yang kompleks, rumit, dan berlangsung cepat dan lambat, seperti
system tubuh manusia, bekerjanya suatu sistem, berkembangnya bunga, dan
lain-lain.
4.
Menyajikan benda
atau peristiwa yang jauh seperti bulan, bintang, dan lain – lain.
5.
Menyajikan benda
atau peristiwa yang berbahaya, seperti letusan gunung berapi.
6.
Meningkatkan daya
tarik siswa.
e. Prosedur
Teknis Pengembangan Multimedia Interaktif
Prosedur
teknis pengembangan multimedia interaktif dilakukan melalui tahapan sebagai
berikut : (1) Analisis kebutuhan, (2) Identifikasi materi, (3) menentukan model
pembelajaran (CBI), (4) Desain Flow chart, (5) Penulisan story board, (6)
pengumpulan bahan grafis, (7) Pengumpulan bahan animasi, (8) Pemograman, (9) finishing, (10) Uji coba dan (11) Revisi
produk akhir.
f. Model
Multimedia Pembelajaran Interaktif
1)
Model Tutorial
Model
tutorial adalah pembelajaran melalui computer dimana siswa dikondisikan untuk
mengikuti alur pembelajaran yang sudah terprogram dengan penyajian materi dan
latihan soal. Model tutorial berisi : tujuan, materi dan evaluasi, yang
bertujuan untuk memberikan pemahaman secara tuntas (materi learning) kepada siswa mengenai materi pelajaran yang
dipelajari.
2)
Model Simulasi
Model
simulasi merupakan salah satu strategi pembelajaran yang bertujuan memberikan
pengalaman belajar yang lebih konkrit melalui tiruan – tiruan yang mendekati
bentuk sederhana.
3) Model Drill
Model drill
merupakan satu teknik pembelajaran berbantuan komputer yang bertujuan untuk
memberikan pengalaman – pengalaman belajar pada diri siswa melalui penyediaan
latihan – latihan soal untuk menguji kemampuan siswa melalui kecepatan
menyelesaikan soal – soal latihan yang disediakan oleh program.
4) Model Games
Model games adalah
model pembelajaran berbasis komputer dengan menggunakan format permainan, yang
bertujuan untuk menyediakan suasana atau lingkungan yang memberikan fasilitas
belajar untuk menambah kemampuan siswa. instructional
games berupaya untuk menyajikan
permainan yang tetap menarik buat siswa tapi tetap mengandung unsur
pembelajaran yang tinggi.
SUMBER PUSTAKA :
Ariani, dan Haryanto. 2010. Pembelajaran Multimedia di Sekolah Pedoman
Pedoman Pembelajaran Inspiratif, Konstruktif dan Prospektif. Jakarta : PT.
Prestasi Pustaka.
Darmawan. 2011. Teknologi Pembelajaran. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.
Sanjaya, W .2012.
Media Komunikasi Pembelajaran.
Jakarta : Kencana.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar